SILABUS MATA KULIAH Cloud Accounting and Fintech



D3 Komputerisasi Akuntansi

Silabus Mata Kuliah — Cloud Accounting and Fintech

Bobot: 2 SKS Jumlah Pertemuan: 16 (termasuk UTS & UAS) Orientasi: Vokasional/praktik — ± 25% teori, 75% praktik Studi Kasus Terintegrasi: CV Digital Sejahtera

Daftar isi

A. Peta Materi

PertemuanTopik (sesuai RPS)Submateri PokokTingkat
1Pengantar Cloud Accounting & FintechPerkembangan teknologi akuntansi; dari sistem manual ke cloud; pengantar fintech; peta ekosistem Cloud Accounting & FintechDasar
2Cloud Computing untuk AkuntansiPengertian cloud computing; IaaS/PaaS/SaaS; deployment models; cloud vs on-premise; manfaat & keterbatasan; keamanan akses; multi-user; real-time data; backupDasar
3Konsep & Karakteristik Cloud AccountingDefinisi cloud accounting; SaaS akuntansi; karakteristik (real-time, multi-user, multi-device); perbandingan software cloud accounting IndonesiaDasar
4Database & Master Data AkuntansiStruktur data akuntansi; Chart of Accounts (CoA); master pelanggan/pemasok; master produk/persediaan; hierarki dataDasar
5Setup Perusahaan pada Cloud AccountingPembuatan perusahaan baru; pengaturan CoA; saldo awal; pengaturan pajak; hak akses penggunaMenengah
6Transaksi Penjualan & PembelianSiklus pendapatan & pengeluaran; input invoice penjualan/pembelian; retur; piutang & utang; pencatatan otomatis ke jurnalMenengah
7Kas, Bank, & Rekonsiliasi DasarPencatatan kas & bank; mutasi rekening; rekonsiliasi bank dasar; deteksi selisih pencatatanMenengah
8Ujian Tengah Semester (UTS)Evaluasi materi pertemuan 1–7 (konsep cloud computing, cloud accounting, setup, transaksi, rekonsiliasi)
9Konsep & Ekosistem FintechDefinisi & evolusi fintech; taksonomi fintech (payment, lending, insurtech, wealthtech); pemangku kepentingan; regulasi fintech IndonesiaDasar
10Digital Payment, E-Wallet, & QRISKonsep digital payment; e-wallet (OVO, GoPay, DANA); QRIS: standar, jenis (statis/dinamis), mekanisme; regulasi BI terkait QRISMenengah
11Digital Banking & Fintech LendingDigital banking (bank digital vs bank konvensional); API perbankan; P2P lending/LPBBTI; credit scoring; risiko pinjolMenengah
12Integrasi Fintech dengan Cloud AccountingRekonsiliasi otomatis fintech-akuntansi; API/webhook integrasi; pencatatan transaksi QRIS/e-wallet ke jurnal; studi kasus integrasiLanjutan
13Laporan Keuangan Berbasis CloudLaporan laba rugi, neraca, arus kas otomatis; real-time reporting; ekspor laporan; standar penyajian (SAK EMKM/SAK ETAP)Lanjutan
14Dashboard & Analisis Informasi KeuanganDashboard KPI keuangan; visualisasi data; rasio keuangan dasar; pengambilan keputusan berbasis data (data-driven decision)Lanjutan
15Keamanan Data, Privasi, Backup, & FraudKeamanan sistem informasi; UU PDP; backup & disaster recovery; jenis fraud dalam fintech/cloud accounting; mitigasi risikoLanjutan
16UAS / Final ProjectPresentasi proyek akhir: profil UMKM, setup cloud accounting, integrasi fintech, laporan, dashboard, analisis risiko keamanan

B. Uraian Materi dan Referensi per Pertemuan

1

Pertemuan 1 — Pengantar Cloud Accounting dan Fintech (Tingkat: Dasar)

Tujuan pembelajaran: Mahasiswa mampu menjelaskan perkembangan teknologi dalam akuntansi dan memahami peta ekosistem Cloud Accounting dan Fintech secara umum.

Submateri:

  • Sejarah pencatatan akuntansi: manual → terkomputerisasi → cloud
  • Pengertian dasar Cloud Accounting
  • Pengertian dasar Fintech
  • Keterkaitan Cloud Accounting dan Fintech dalam transformasi digital UMKM

Referensi teori:

  • Romney, Steinbart, Summers & Wood (2021) — Accounting Information Systems, 15th ed.
  • Pramuka & Pinasti (2020) — Does Cloud-Based AIS Harmonize the Small Business Needs?, JIOS

Referensi praktik:

Kegunaan pembelajaran: Cocok untuk slide pembuka, bacaan pengantar mahasiswa, dan diskusi kelas.

2

Pertemuan 2 — Cloud Computing untuk Akuntansi (Tingkat: Dasar)

Tujuan pembelajaran: Mahasiswa mampu menjelaskan konsep cloud computing (IaaS, PaaS, SaaS) dan mengaitkannya dengan aplikasi akuntansi berbasis cloud.

Submateri:

  • Pengertian cloud computing
  • Model layanan: IaaS, PaaS, SaaS
  • Model deployment: public, private, hybrid cloud
  • Cloud accounting sebagai bentuk SaaS
  • Perbedaan cloud vs on-premise
  • Manfaat & keterbatasan cloud accounting
  • Keamanan akses & multi-user access
  • Real-time data dan backup

Referensi teori:

  • Romney, Steinbart, Summers & Wood (2021) — Accounting Information Systems, 15th ed. — Bab Sistem Informasi & Teknologi Basis Data
  • Ma, Fisher & Nesbit (2021) — Cloud-based client accounting and SMPs, Int'l J. Accounting Information Systems

Referensi praktik:

  • Dokumentasi resmi Accurate Online (accurate.id) — perlu verifikasi tautan spesifik per fitur
  • Dokumentasi resmi Mekari Jurnal (jurnal.id) — perlu verifikasi tautan spesifik per fitur

Kegunaan pembelajaran: Cocok untuk slide konsep, modul bacaan, dan diskusi studi kasus adopsi cloud pada UMKM.

3

Pertemuan 3 — Konsep dan Karakteristik Cloud Accounting (Tingkat: Dasar)

Tujuan pembelajaran: Mahasiswa mampu menjelaskan karakteristik utama Cloud Accounting dan membandingkan beberapa platform yang umum digunakan di Indonesia.

Submateri:

  • Definisi cloud accounting
  • Karakteristik: akses multi-device, real-time, otomatisasi jurnal
  • Perbandingan Accurate Online, Mekari Jurnal, Zahir Online, Kledo
  • Kelebihan & tantangan implementasi di UMKM Indonesia

Referensi teori:

  • Hamzah, Suhendar & Arifin (2023) — Factors Affecting Cloud Accounting Adoption in SMEs, Jurnal Akuntansi
  • Vo Van, Abu Afifa & Saleh (2024) — AIS & organizational performance in the cloud computing era, SAMPJ

Referensi praktik:

  • Dokumentasi resmi Accurate Online (accurate.id) — perlu verifikasi tautan spesifik per fitur
  • Dokumentasi resmi Mekari Jurnal (jurnal.id) — perlu verifikasi tautan spesifik per fitur
  • Dokumentasi resmi Zahir Accounting/Zahir Online (zahiraccounting.com) — perlu verifikasi tautan spesifik per fitur
  • Dokumentasi resmi Kledo (kledo.com) — perlu verifikasi tautan spesifik per fitur

Kegunaan pembelajaran: Cocok untuk tabel perbandingan (handout), tugas mandiri membandingkan fitur software.

4

Pertemuan 4 — Database dan Master Data Akuntansi (Tingkat: Dasar)

Tujuan pembelajaran: Mahasiswa mampu menyusun struktur Chart of Accounts dan master data akuntansi yang benar sebagai dasar pencatatan pada sistem cloud.

Submateri:

  • Struktur data akuntansi & basis data relasional (pengantar)
  • Chart of Accounts (CoA): klasifikasi akun
  • Master data pelanggan & pemasok
  • Master data produk/persediaan

Referensi teori:

  • Romney, Steinbart, Summers & Wood (2021) — Accounting Information Systems, 15th ed. — Bab Basis Data dan Model Data
  • Weygandt, Kimmel & Kieso (2016) — Financial Accounting, 10th ed. — Bab Siklus Akuntansi

Referensi praktik:

  • Dokumentasi resmi Accurate Online (accurate.id) — perlu verifikasi tautan spesifik per fitur — modul pengaturan CoA & master data
  • Dokumentasi resmi Kledo (kledo.com) — perlu verifikasi tautan spesifik per fitur

Kegunaan pembelajaran: Cocok untuk praktikum langsung menyusun CoA di software cloud accounting.

5

Pertemuan 5 — Setup Perusahaan pada Cloud Accounting (Tingkat: Menengah)

Tujuan pembelajaran: Mahasiswa mampu melakukan setup perusahaan baru pada aplikasi cloud accounting, termasuk CoA, saldo awal, dan hak akses pengguna.

Submateri:

  • Pembuatan profil perusahaan baru
  • Pengaturan CoA sesuai jenis usaha
  • Input saldo awal (neraca awal)
  • Pengaturan pajak dasar (PPN/PPh sederhana)
  • Pengaturan multi-user & hak akses

Referensi teori:

  • Weygandt, Kimmel & Kieso (2016) — Financial Accounting, 10th ed. — Bab Siklus Akuntansi & Neraca Saldo

Referensi praktik:

  • Dokumentasi resmi Accurate Online (accurate.id) — perlu verifikasi tautan spesifik per fitur — panduan setup perusahaan baru
  • Dokumentasi resmi Mekari Jurnal (jurnal.id) — perlu verifikasi tautan spesifik per fitur
  • Dokumentasi resmi Kledo (kledo.com) — perlu verifikasi tautan spesifik per fitur

Kegunaan pembelajaran: Praktikum inti — mahasiswa membangun studi kasus CV Digital Sejahtera pada platform pilihan.

6

Pertemuan 6 — Transaksi Penjualan dan Pembelian (Tingkat: Menengah)

Tujuan pembelajaran: Mahasiswa mampu mencatat transaksi penjualan dan pembelian pada sistem cloud accounting serta memahami dampaknya terhadap laporan keuangan.

Submateri:

  • Siklus pendapatan (order → invoice → penerimaan)
  • Siklus pengeluaran (PO → penerimaan barang → pembayaran)
  • Retur penjualan & pembelian
  • Piutang usaha & utang usaha
  • Posting otomatis ke jurnal umum

Referensi teori:

  • Romney, Steinbart, Summers & Wood (2021) — Accounting Information Systems, 15th ed. — Bab Siklus Pendapatan & Siklus Pengeluaran
  • Weygandt, Kimmel & Kieso (2016) — Financial Accounting, 10th ed.

Referensi praktik:

  • Dokumentasi resmi Accurate Online (accurate.id) — perlu verifikasi tautan spesifik per fitur — modul transaksi penjualan/pembelian
  • Dokumentasi resmi Kledo (kledo.com) — perlu verifikasi tautan spesifik per fitur

Kegunaan pembelajaran: Praktikum inti dengan studi kasus CV Digital Sejahtera (transaksi penjualan & pembelian).

7

Pertemuan 7 — Kas, Bank, dan Rekonsiliasi Dasar (Tingkat: Menengah)

Tujuan pembelajaran: Mahasiswa mampu mencatat transaksi kas/bank dan melakukan rekonsiliasi bank dasar untuk memastikan keakuratan saldo.

Submateri:

  • Pencatatan transaksi kas & bank
  • Mutasi rekening dan impor data bank/e-statement
  • Konsep rekonsiliasi bank
  • Identifikasi selisih pencatatan (outstanding check, deposit in transit)

Referensi teori:

  • Weygandt, Kimmel & Kieso (2016) — Financial Accounting, 10th ed. — Bab Kas dan Pengendalian Internal

Referensi praktik:

  • Dokumentasi resmi Accurate Online (accurate.id) — perlu verifikasi tautan spesifik per fitur — modul rekonsiliasi bank
  • Dokumentasi resmi Mekari Jurnal (jurnal.id) — perlu verifikasi tautan spesifik per fitur

Kegunaan pembelajaran: Praktikum rekonsiliasi menggunakan data mutasi bank simulasi CV Digital Sejahtera.

8

Pertemuan 8 — Ujian Tengah Semester (UTS)

Tujuan pembelajaran: Mengukur pemahaman mahasiswa atas konsep cloud computing, cloud accounting, master data, setup perusahaan, transaksi penjualan/pembelian/kas/bank, dan rekonsiliasi dasar (Pertemuan 1–7).

Submateri:

  • Konsep cloud computing & cloud accounting
  • Master data & CoA
  • Setup perusahaan
  • Transaksi penjualan, pembelian, kas, bank
  • Rekonsiliasi dasar

Referensi persiapan (teori):

  • Romney, Steinbart, Summers & Wood (2021) — Accounting Information Systems, 15th ed.
  • Weygandt, Kimmel & Kieso (2016) — Financial Accounting, 10th ed.
  • Hamzah, Suhendar & Arifin (2023) — Factors Affecting Cloud Accounting Adoption in SMEs, Jurnal Akuntansi
  • Pramuka & Pinasti (2020) — Does Cloud-Based AIS Harmonize the Small Business Needs?, JIOS

Referensi persiapan (praktik):

  • Ujian praktik: input transaksi & rekonsiliasi sederhana pada platform cloud accounting pilihan program studi.

Kegunaan pembelajaran: Dasar penyusunan kisi-kisi UTS (teori + praktik).

9

Pertemuan 9 — Konsep dan Ekosistem Fintech (Tingkat: Dasar)

Tujuan pembelajaran: Mahasiswa mampu menjelaskan konsep, evolusi, dan taksonomi fintech serta ekosistem regulasinya di Indonesia.

Submateri:

  • Definisi & evolusi fintech (FinTech 1.0–3.0)
  • Taksonomi fintech: payment, lending, insurtech, wealthtech, regtech
  • Pemangku kepentingan: BI, OJK, AFTECH, penyelenggara
  • Peran fintech dalam inklusi keuangan UMKM

Referensi teori:

  • Arner, Barberis & Buckley (2016) — The Evolution of FinTech: A New Post-Crisis Paradigm?, Georgetown J. Int'l Law
  • Buckley, Arner & Zetzsche (2023) — FinTech: Finance, Technology and Regulation
  • AFTECH & Katadata Insight Center (2025) — Annual Members Survey 2024

Referensi praktik:

  • Studi kasus laporan AFTECH AMS 2024 sebagai gambaran industri fintech Indonesia terkini.

Kegunaan pembelajaran: Cocok untuk slide konsep, bacaan mahasiswa, dan diskusi tren industri.

10

Pertemuan 10 — Digital Payment, E-Wallet, dan QRIS (Tingkat: Menengah)

Tujuan pembelajaran: Mahasiswa mampu menjelaskan mekanisme digital payment, e-wallet, dan QRIS serta regulasi yang mengaturnya.

Submateri:

  • Konsep digital payment & e-money
  • E-wallet: OVO, GoPay, DANA, ShopeePay
  • QRIS: definisi, QRIS statis vs dinamis, QRIS TAP NFC
  • Regulasi Bank Indonesia terkait QRIS
  • Biaya Merchant Discount Rate (MDR)

Referensi teori:

  • Fauziah, Sudarma & Saraswati (2025) — MSMEs in Digital Transformation: Determinants of QRIS E-Payment Acceptance, Jurnal Manajemen
  • Buckley, Arner & Zetzsche (2023) — FinTech: Finance, Technology and Regulation

Referensi praktik:

  • Bank Indonesia (2019) — PADG No. 21/18/PADG/2019 tentang Implementasi QRIS
  • Dokumentasi/edukasi QRIS resmi Bank Indonesia (bi.go.id) — verifikasi tautan terbaru sebelum digunakan
  • Simulasi pembuatan/pemindaian QRIS merchant (sandbox/edukasi) sesuai fasilitas yang tersedia

Kegunaan pembelajaran: Cocok untuk studi kasus penerimaan pembayaran QRIS pada CV Digital Sejahtera.

11

Pertemuan 11 — Digital Banking dan Fintech Lending (Tingkat: Menengah)

Tujuan pembelajaran: Mahasiswa mampu membedakan digital banking dan fintech lending (P2P lending) serta memahami regulasi dan risikonya.

Submateri:

  • Digital banking vs bank konvensional
  • Open API perbankan
  • Konsep P2P lending / LPBBTI
  • Credit scoring & manajemen risiko lender-borrower
  • Risiko pinjaman online ilegal

Referensi teori:

  • Buckley, Arner & Zetzsche (2023) — FinTech: Finance, Technology and Regulation
  • Arner, Barberis & Buckley (2016) — The Evolution of FinTech: A New Post-Crisis Paradigm?, Georgetown J. Int'l Law

Referensi praktik:

  • OJK (2024) — POJK No. 40 Tahun 2024 tentang LPBBTI (fintech lending), menggantikan POJK No. 10/POJK.05/2022
  • Republik Indonesia (2023) — UU No. 4 Tahun 2023 tentang P2SK
  • Daftar penyelenggara fintech lending berizin OJK (ojk.go.id/waspada-investasi) — cek versi/tanggal terbaru sebelum digunakan

Kegunaan pembelajaran: Cocok untuk diskusi kasus regulasi dan studi kasus risiko fintech lending.

12

Pertemuan 12 — Integrasi Fintech dengan Cloud Accounting (Tingkat: Lanjutan)

Tujuan pembelajaran: Mahasiswa mampu menjelaskan dan mensimulasikan integrasi transaksi fintech (QRIS/e-wallet) ke dalam pencatatan cloud accounting.

Submateri:

  • Konsep integrasi API/webhook fintech-akuntansi
  • Rekonsiliasi otomatis transaksi QRIS/e-wallet
  • Pencatatan pendapatan dari kanal digital ke jurnal
  • Studi kasus integrasi pada CV Digital Sejahtera

Referensi teori:

  • Vo Van, Abu Afifa & Saleh (2024) — AIS & organizational performance in the cloud computing era, SAMPJ
  • Fauziah, Sudarma & Saraswati (2025) — MSMEs in Digital Transformation: Determinants of QRIS E-Payment Acceptance, Jurnal Manajemen

Referensi praktik:

  • Dokumentasi resmi Accurate Online (accurate.id) — perlu verifikasi tautan spesifik per fitur — fitur integrasi pembayaran/payment gateway (perlu verifikasi ketersediaan fitur)
  • Dokumentasi resmi Mekari Jurnal (jurnal.id) — perlu verifikasi tautan spesifik per fitur

Kegunaan pembelajaran: Praktikum inti terintegrasi — bagian paling menantang dari mata kuliah; sebaiknya dialokasikan waktu praktikum lebih panjang.

13

Pertemuan 13 — Laporan Keuangan Berbasis Cloud (Tingkat: Lanjutan)

Tujuan pembelajaran: Mahasiswa mampu menghasilkan dan menginterpretasikan laporan keuangan (laba rugi, neraca, arus kas) yang dihasilkan otomatis oleh sistem cloud accounting.

Submateri:

  • Laporan laba rugi otomatis
  • Neraca otomatis
  • Laporan arus kas
  • Standar penyajian: SAK EMKM / SAK ETAP untuk UMKM
  • Ekspor & pembacaan laporan real-time

Referensi teori:

  • Weygandt, Kimmel & Kieso (2016) — Financial Accounting, 10th ed. — Bab Penyajian Laporan Keuangan

Referensi praktik:

  • Dokumentasi resmi Accurate Online (accurate.id) — perlu verifikasi tautan spesifik per fitur — modul laporan keuangan
  • Dokumentasi resmi Kledo (kledo.com) — perlu verifikasi tautan spesifik per fitur

Kegunaan pembelajaran: Cocok untuk praktikum menghasilkan laporan keuangan CV Digital Sejahtera dari data yang telah diinput.

14

Pertemuan 14 — Dashboard dan Analisis Informasi Keuangan (Tingkat: Lanjutan)

Tujuan pembelajaran: Mahasiswa mampu membaca dashboard keuangan dan melakukan analisis dasar (rasio keuangan) untuk mendukung pengambilan keputusan.

Submateri:

  • Dashboard KPI keuangan pada cloud accounting
  • Visualisasi data (grafik penjualan, arus kas)
  • Rasio keuangan dasar: likuiditas, profitabilitas
  • Data-driven decision making untuk UMKM

Referensi teori:

  • Vo Van, Abu Afifa & Saleh (2024) — AIS & organizational performance in the cloud computing era, SAMPJ
  • Weygandt, Kimmel & Kieso (2016) — Financial Accounting, 10th ed. — Bab Analisis Laporan Keuangan

Referensi praktik:

  • Dokumentasi resmi Accurate Online (accurate.id) — perlu verifikasi tautan spesifik per fitur — modul dashboard
  • Dokumentasi resmi Mekari Jurnal (jurnal.id) — perlu verifikasi tautan spesifik per fitur

Kegunaan pembelajaran: Cocok untuk tugas analisis dashboard CV Digital Sejahtera dan presentasi temuan.

15

Pertemuan 15 — Keamanan Data, Privasi, Backup, dan Fraud (Tingkat: Lanjutan)

Tujuan pembelajaran: Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip keamanan data, kewajiban pelindungan data pribadi, praktik backup, serta jenis dan mitigasi fraud pada cloud accounting/fintech.

Submateri:

  • Prinsip keamanan sistem informasi cloud
  • UU Pelindungan Data Pribadi (kewajiban pengendali & prosesor data)
  • Praktik backup & disaster recovery
  • Jenis fraud: manipulasi data, akun palsu, social engineering
  • Strategi mitigasi risiko keamanan

Referensi teori:

  • Republik Indonesia (2022) — UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi
  • Romney, Steinbart, Summers & Wood (2021) — Accounting Information Systems, 15th ed. — Bab Pengendalian Internal & Keamanan SI
  • AFTECH & Katadata Insight Center (2025) — Annual Members Survey 2024 — bagian Keamanan Siber & Manajemen Data

Referensi praktik:

  • Kebijakan keamanan & backup resmi masing-masing platform (Accurate/Jurnal/Zahir/Kledo) — cek halaman kebijakan privasi/keamanan terbaru pada situs resmi masing-masing

Kegunaan pembelajaran: Cocok untuk studi kasus mitigasi risiko fraud pada CV Digital Sejahtera dan diskusi regulasi.

16

Pertemuan 16 — UAS / Final Project

Tujuan pembelajaran: Mahasiswa mampu menyusun dan mempresentasikan proyek akhir terintegrasi: profil UMKM, pemilihan & setup cloud accounting, pencatatan transaksi, integrasi fintech, laporan keuangan, dashboard, serta analisis risiko keamanan.

Submateri:

  • Profil UMKM & kebutuhan akuntansi
  • Pemilihan platform cloud accounting & justifikasi
  • Setup, CoA, master data
  • Pencatatan transaksi & integrasi fintech (QRIS/e-wallet)
  • Rekonsiliasi & laporan keuangan
  • Dashboard & analisis
  • Identifikasi risiko keamanan/fraud & mitigasi

Referensi persiapan (teori):

  • Romney, Steinbart, Summers & Wood (2021) — Accounting Information Systems, 15th ed.
  • Weygandt, Kimmel & Kieso (2016) — Financial Accounting, 10th ed.
  • Buckley, Arner & Zetzsche (2023) — FinTech: Finance, Technology and Regulation
  • Republik Indonesia (2022) — UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi

Referensi persiapan (praktik):

  • Dokumentasi resmi Accurate Online (accurate.id) — perlu verifikasi tautan spesifik per fitur
  • Dokumentasi resmi Mekari Jurnal (jurnal.id) — perlu verifikasi tautan spesifik per fitur
  • Dokumentasi resmi Kledo (kledo.com) — perlu verifikasi tautan spesifik per fitur
  • Dokumentasi resmi Zahir Accounting/Zahir Online (zahiraccounting.com) — perlu verifikasi tautan spesifik per fitur

Kegunaan pembelajaran: Rubrik penilaian proyek akhir; menggabungkan seluruh capaian pembelajaran mata kuliah.

C. Daftar Pustaka

Referensi Buku

  1. Buckley, R. P., Arner, D. W., & Zetzsche, D. A. (2023). FinTech: Finance, technology and regulation. Cambridge University Press.
  2. Romney, M. B., Steinbart, P. J., Summers, S. L., & Wood, D. A. (2021). Accounting information systems (15th ed.). Pearson.
  3. Weygandt, J. J., Kimmel, P. D., & Kieso, D. E. (2016). Financial accounting (10th ed.). Wiley.

Referensi Jurnal

  1. Arner, D. W., Barberis, J. N., & Buckley, R. P. (2016). The evolution of FinTech: A new post-crisis paradigm? Georgetown Journal of International Law, 47(4), 1345–1393.
  2. Fauziah, F., Sudarma, M., & Saraswati, E. (2025). MSMEs in digital transformation: Determinants of QRIS e-payment acceptance. Jurnal Manajemen, 29(2), 379–399. https://doi.org/10.24912/jm.v29i2.2681
  3. Hamzah, A., Suhendar, D., & Arifin, A. Z. (2023). Factors affecting cloud accounting adoption in SMEs. Jurnal Akuntansi, 27(3), 442–464. https://doi.org/10.24912/ja.v27i3.1520
  4. Ma, D., Fisher, R., & Nesbit, T. (2021). Cloud-based client accounting and small and medium accounting practices: Adoption and impact. International Journal of Accounting Information Systems, 41, 100513. https://doi.org/10.1016/j.accinf.2021.100513
  5. Pramuka, B. A., & Pinasti, M. (2020). Does cloud-based accounting information system harmonize the small business needs? Journal of Information and Organizational Sciences, 44(1), 141–156. https://doi.org/10.31341/jios.44.1.6
  6. Vo Van, H., Abu Afifa, M., & Saleh, I. (2024). Accounting information systems and organizational performance in the cloud computing era: Evidence from SMEs. Sustainability Accounting, Management and Policy Journal. Advance online publication. https://doi.org/10.1108/SAMPJ-01-2024-0044

Referensi Regulasi

  1. Bank Indonesia. (2019). Peraturan Anggota Dewan Gubernur No. 21/18/PADG/2019 tentang Implementasi Standar Nasional Quick Response Code untuk Pembayaran. [Belum terverifikasi teks lengkap pasal — verifikasi ulang salinan resmi di bi.go.id sebelum digunakan sebagai kutipan pasal].
  2. Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 40 Tahun 2024 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi.
  3. Republik Indonesia. (2022). Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.
  4. Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.

Referensi Website / Dokumentasi Resmi / Laporan Industri

  1. Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), & Katadata Insight Center. (2025). Annual members survey 2024. https://fintech.id/en/knowledge-hub/aftech-annual-members-survey-2024-english
  2. Accurate Online. (n.d.). Pusat bantuan dan dokumentasi resmi. https://accurate.id [Tautan bantuan spesifik per fitur perlu diverifikasi ulang oleh dosen sebelum digunakan].
  3. Mekari Jurnal. (n.d.). Pusat bantuan dan dokumentasi resmi. https://www.jurnal.id [Tautan bantuan spesifik per fitur perlu diverifikasi ulang oleh dosen sebelum digunakan].
  4. Zahir Accounting. (n.d.). Dokumentasi resmi Zahir Online. https://zahiraccounting.com/id/ [Tautan bantuan spesifik per fitur perlu diverifikasi ulang oleh dosen sebelum digunakan].
  5. Kledo. (n.d.). Pusat bantuan dan dokumentasi resmi. https://www.kledo.com [Tautan bantuan spesifik per fitur perlu diverifikasi ulang oleh dosen sebelum digunakan].
  6. Otoritas Jasa Keuangan. (2023). Daftar penyelenggara fintech lending berizin OJK. https://ojk.go.id/waspada-investasi [Cek versi/tanggal terbaru sebelum digunakan].
Silabus Mata Kuliah Cloud Accounting and Fintech — Program Studi D3 Komputerisasi Akuntansi. Mohon disesuaikan dengan kebijakan program studi masing-masing sebelum digunakan secara resmi.

Komentar

POPULER

Pertemuan 1 — Pengantar Cloud Accounting dan Fintech

Identifikasi Peluang Bisnis: Visi-Misi, Analisis SWOT, dan Ideation

Teori Schumpeter: Inovasi dan Kewirausahaan sebagai Motor Pertumbuhan Ekonomi

ICOR (Incremental Capital Output Ratio): Pengertian, Rumus, dan Perannya dalam Ekonomi