Postingan

Content Marketing dan Strategi Konten Digital

Materi Pembelajaran — Pertemuan 5 Content Marketing dan Strategi Konten Digital Menengah Mata Kuliah: Pengantar Pemasaran Digital Pertemuan: 5 dari 16 Tujuan Pembelajaran Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip-prinsip content marketing. Mahasiswa mampu mengidentifikasi jenis dan format konten digital serta kesesuaiannya dengan platform dan audiens. Mahasiswa mampu menyusun rancangan kalender konten digital. 1. Prinsip Content Marketing 2. Jenis & Format Konten 3. Perencanaan Kalender Konten Rangkuman Diskusi & Tugas Referensi Pada pertemuan sebelumnya mahasiswa telah mempelajari bagaimana elemen bauran pemasaran digital dipetakan ke sepanjang customer journey. Konten menjadi salah satu elemen promosi yang paling sering digunakan untuk "mengisi" setiap tahap perjalanan tersebut. Pertemuan kelima ini membahas secara khusus bagaimana merancang strategi ko...

Bias dan Kesalahan dalam Pengambilan Keputusan

Materi Pembelajaran · Pertemuan 5 Bias dan Kesalahan dalam Pengambilan Keputusan Mata Kuliah Teori Pengambilan Keputusan — Program Studi S1 Manajemen Pertemuan 5 dari 16 Tingkat Menengah Estimasi Waktu Baca ±30–35 menit Metode Case Method Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi ini, mahasiswa diharapkan mampu: Menjelaskan heuristik ketersediaan (availability) dan representativeness serta bagaimana keduanya memengaruhi penilaian probabilitas. Menjelaskan efek anchoring dan efek framing dalam proses pengambilan keputusan. Menjelaskan fenomena overconfidence dalam keputusan manajerial beserta bentuk-bentuknya. Mengidentifikasi bias-bias tersebut pada kasus keputusan bisnis nyata. 1. Heuristik Ketersediaan & Representativeness 2. Anchoring & Framing 3. Overconfidence Rangkuman Referensi 1. Heuristik Ketersediaan dan R...

Anggaran Bahan Baku

Materi Pembelajaran — Pertemuan 5 Anggaran Bahan Baku Mata Kuliah Penganggaran Perusahaan — Program Studi S1 Manajemen Pertemuan 5 dari 16 Tingkat Menengah Metode Penjelasan + Tugas Spreadsheet Tujuan Pembelajaran Mahasiswa mampu menyusun anggaran kebutuhan dan pembelian bahan baku. 1. Standar Penggunaan Bahan Baku 2. Anggaran Kebutuhan Bahan Baku 3. Anggaran Pembelian & Persediaan Rangkuman Referensi 1. Standar Penggunaan Bahan Baku per Unit Produk Setelah anggaran produksi disusun pada Pertemuan 4, langkah berikutnya adalah menentukan berapa banyak bahan baku yang dibutuhkan untuk merealisasikan rencana produksi tersebut. Dasar dari perhitungan ini adalah standar penggunaan bahan baku , yaitu jumlah bahan baku yang secara teknis dibutuhkan untuk menghasilkan satu unit produk. Pada perusahaan manufaktur, standar ini biasanya didokumentasikan dalam bentuk bill of materials (BOM); pada u...

Setup Perusahaan pada Cloud Accounting

Gambar
Cloud Accounting and Fintech  ·  D3 Komputerisasi Akuntansi Pertemuan 5 — Setup Perusahaan pada Cloud Accounting Tingkat: Menengah Bobot: 2 SKS Orientasi: Praktikum inti — awal studi kasus CV Digital Sejahtera Inilah pertemuan pertama di mana mahasiswa benar-benar membangun sebuah perusahaan dari nol pada aplikasi cloud accounting pilihan. Seluruh fondasi yang dipelajari sejak Pertemuan 2–4 — SaaS, karakteristik cloud accounting, CoA, dan master data — sekarang dipraktikkan langsung melalui lima tahapan setup: profil perusahaan, CoA, saldo awal, pajak dasar, dan hak akses pengguna. Studi kasus yang digunakan sepanjang praktikum ini adalah CV Digital Sejahtera . Daftar isi pertemuan ini Tujuan Pembelajaran 1. Pembuatan Profil Perusahaan Baru 2. Pengaturan CoA Sesuai Jenis Usaha 3. Input Saldo Awal (Neraca Awal) 4. Pengaturan Pajak Dasar (PPN/PPh Sed...

G20/OECD Principles dan Arsitektur Tata Kelola Korporasi Indonesia

Gambar
Materi Pembelajaran · Pertemuan 2 G20/OECD Principles dan Arsitektur Tata Kelola Korporasi Indonesia Mata Kuliah Akuntansi dan Tata Kelola Korporasi  Pertemuan 2 dari 16 Tingkat Dasar Metode Flipped Learning & Case-Based Discussion Estimasi Waktu TM 150 / PT 180 / BM 180 menit Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi ini, mahasiswa diharapkan mampu: Menjelaskan kedudukan dan struktur G20/OECD Principles of Corporate Governance sebagai standar internasional tata kelola korporasi. Memetakan arsitektur regulasi tata kelola korporasi di Indonesia, dari undang-undang, peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pedoman bursa, hingga pedoman sukarela KNKG. Mengevaluasi kesesuaian prinsip tata kelola global dengan konteks perusahaan tertentu, termasuk menilai bagian mana yang bersifat wajib (comply) dan bagian mana yang bersifat sukarela dengan penjelasan (explain). Daftar Isi 1. Pendahuluan: Dari Prinsip Global ke Konteks Lokal 2. G20/OECD Principles: Se...