Seminar Keuangan: Ruang Lingkup dan Tujuan
Mata kuliah Seminar Keuangan merupakan mata kuliah inti pada Program Studi Manajemen yang dirancang untuk menjembatani mahasiswa dari pemahaman konseptual menuju kegiatan ilmiah yang aplikatif dan kritis di bidang keuangan. Berbeda dengan mata kuliah keuangan teoritis, seminar keuangan menekankan proses akademik, bukan semata-mata hasil akhir.
Pada pertemuan pertama ini, mahasiswa diperkenalkan pada ruang lingkup kajian seminar keuangan, tujuan pembelajaran, serta mekanisme pelaksanaan seminar selama satu semester. Pemahaman awal ini sangat penting karena akan menentukan kualitas partisipasi mahasiswa dalam diskusi, penyusunan proposal penelitian, hingga presentasi ilmiah.
1. Ruang Lingkup Seminar Keuangan
Ruang lingkup Seminar Keuangan mencakup keseluruhan proses ilmiah yang berkaitan dengan identifikasi masalah, pengembangan gagasan penelitian, serta diskusi akademik di bidang keuangan. Secara lebih rinci, ruang lingkup mata kuliah ini meliputi:
1.1 Kajian Isu dan Fenomena Keuangan Aktual
Mahasiswa diarahkan untuk mengamati dan menganalisis berbagai fenomena keuangan yang berkembang, baik di tingkat nasional maupun global. Isu-isu tersebut antara lain:
Dinamika pasar keuangan dan pasar modal
Kebijakan moneter dan fiskal serta dampaknya terhadap sektor keuangan
Manajemen keuangan perusahaan dan pengambilan keputusan investasi
Risiko keuangan dan stabilitas sistem keuangan
Perkembangan keuangan digital, fintech, dan keuangan syariah
Melalui kajian ini, mahasiswa dilatih untuk peka terhadap masalah keuangan yang relevan dan layak diteliti secara akademik.
1.2 Penguatan Landasan Teoretis Keuangan
Ruang lingkup seminar juga mencakup pendalaman teori-teori keuangan yang relevan dengan topik penelitian mahasiswa. Mahasiswa dituntut mampu:
Menelusuri dan memahami literatur ilmiah (jurnal nasional dan internasional)
Mengaitkan teori keuangan dengan fenomena empiris
Menyusun kerangka pemikiran (framework) penelitian secara logis dan sistematis
Aspek ini bertujuan agar proposal penelitian tidak bersifat deskriptif semata, tetapi memiliki dasar teoritis yang kuat.
1.3 Penyusunan Proposal Penelitian Keuangan
Salah satu fokus utama seminar keuangan adalah kemampuan mahasiswa dalam menyusun proposal penelitian. Ruang lingkup ini mencakup:
Perumusan latar belakang masalah
Identifikasi dan pembatasan masalah penelitian
Perumusan tujuan dan manfaat penelitian
Penentuan metode penelitian yang sesuai
Proposal yang disusun diharapkan memenuhi kaidah penulisan ilmiah dan dapat dikembangkan menjadi skripsi.
2. Tujuan Mata Kuliah Seminar Keuangan
Tujuan penyelenggaraan mata kuliah Seminar Keuangan tidak hanya bersifat kognitif, tetapi juga mencakup aspek keterampilan dan sikap akademik mahasiswa. Secara umum, tujuan mata kuliah ini adalah sebagai berikut:
2.1 Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis
Mahasiswa diharapkan mampu:
Menganalisis permasalahan keuangan secara mendalam
Mengkritisi temuan penelitian terdahulu
Menyusun argumen ilmiah yang logis dan berbasis data
Kemampuan berpikir kritis menjadi kompetensi utama yang dibangun melalui diskusi seminar.
2.2 Melatih Kemampuan Menulis Karya Ilmiah
Melalui seminar keuangan, mahasiswa dilatih untuk:
Menulis proposal penelitian sesuai standar akademik
Menggunakan referensi ilmiah secara etis
Menghindari plagiarisme dan kesalahan metodologis
Tujuan ini sangat penting sebagai bekal mahasiswa dalam menyusun skripsi.
2.3 Meningkatkan Kemampuan Presentasi dan Diskusi Ilmiah
Seminar keuangan menuntut mahasiswa untuk:
Mempresentasikan gagasan penelitian secara sistematis
Menjawab pertanyaan dan kritik secara akademik
Berpartisipasi aktif dalam diskusi kelas
Kemampuan komunikasi ilmiah ini menjadi soft skill penting bagi lulusan FEB.
2.4 Menanamkan Sikap Ilmiah dan Etika Akademik
Tujuan lain yang tidak kalah penting adalah pembentukan sikap ilmiah, antara lain:
Kejujuran akademik
Keterbukaan terhadap kritik
Tanggung jawab terhadap karya ilmiah sendiri
3. Mekanisme Pelaksanaan Seminar Keuangan
Mekanisme pelaksanaan seminar keuangan dirancang untuk menciptakan pembelajaran aktif dan partisipatif. Mekanisme tersebut meliputi beberapa tahapan berikut:
3.1 Model dan Metode Pembelajaran
Pembelajaran menggunakan pendekatan student-centered learning dengan metode:
Diskusi kelompok dan diskusi kelas
Presentasi proposal penelitian
Review dan umpan balik dari dosen dan mahasiswa lain
Coaching dan pendampingan penyusunan proposal
Mahasiswa tidak hanya berperan sebagai peserta, tetapi juga sebagai penyaji dan penilai secara akademik.
3.2 Alur Kegiatan Seminar
Secara umum, alur kegiatan mata kuliah seminar keuangan adalah:
Pengantar dan kontrak kuliah
Pemahaman ruang lingkup dan tujuan seminar
Identifikasi topik dan isu keuangan
Penyusunan dan pembahasan proposal
Presentasi dan evaluasi proposal penelitian
Pertemuan pertama menjadi fondasi utama untuk tahapan berikutnya.
3.3 Peran Dosen dan Mahasiswa
Dosen berperan sebagai fasilitator, pembimbing, dan evaluator
Mahasiswa berperan aktif dalam diskusi, presentasi, serta pengembangan proposal
Interaksi akademik yang sehat menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan seminar.
Penutup
Materi Ruang Lingkup, Tujuan, dan Mekanisme Seminar Keuangan pada pertemuan pertama merupakan dasar penting bagi mahasiswa dalam mengikuti seluruh rangkaian mata kuliah. Dengan pemahaman yang baik sejak awal, mahasiswa diharapkan mampu menjalani proses seminar secara sistematis, kritis, dan sesuai dengan kaidah akademik, sehingga menghasilkan proposal penelitian keuangan yang berkualitas.
---
Silahkan lihat slide-nya

Komentar
Posting Komentar